
Krzysztof Piatek jadi senjata baru AC Milan ketika menghadapi Inter Milan. Mampukah striker Polandia tersebut langsung menyumbang gol pada derby Milan kesatunya.
Derby della Madonnina tersaji di pekan ke-28, ketika AC Milan menghadapi Inter di San Siro. Ini pertemuan kedua musim ini, di mana pada derby edisi kesatu Milan kalah 0-1 dari Inter.
Jelang laga panas nanti, sorotan tertuju ke Piatek. Penyerang berusia 23 tahun tersebut baru dibawa Milan dari Genoa pada bursa transfer musim dingin kemarin. Menggantikan posisi Gonzalo Higuain, Piatek akan melakoni derby Milan kesatunya.
Bersama Milan, Piatek tampil bersinar, dengan mencetak 8 gol dari 9 laga perdananya semenjak dibeli dari Genoa. Menghadapi Inter, Piatek pun berkesempatan menyamai torehan striker-striker legendaris Milan laksana Andriy Shevchenko dan Filippo Inzagi.
Shevchenko dan Inzaghi dapat langsung mencetak gol pada derby Milan kesatunya. Shevchenko melakukanya pada musim 1999/2000, saat golnya membawa Milan menang 2-1 atas rival sekotanya.
Sementara Inzaghi pun langsung buat gol ketika kesatu kali menghadapi Inter sebagai pemain Milan. Itu terjadi pada musim 2001/2002, di mana golnya turut menolong Milan menang 4-2.
Di samping Shevchenko dan Inzaghi, ada tidak sedikit pemain Milan lainnya yang buat gol di debut derbynya laksana Ricardo Kaka, Ronaldo, Ronaldinho, Jon Dahl Tomasson, Antonio Cassano, dan Jeremy Menez.
Dan Piatek berkesempatan mengikuti jejak semua striker di atas. Selain sebab sedang tajam, Piatek pun punya daftar oke di laga-laga derby di klub sebelumnya.
Ketika masih membela KS Cracovia, Piatek dua kali merobek gawang Wisla Krakow, rival sekota Cracovia pada musim 2016/2017 dan 2017/2018. Sementara di Genoa, ia sempat merobek gawang Sampdoria dalam Derby della Lanterna. So, mampukah Piatek mencetak gol di derby Milan pertamanya?