
Timnas Kroasia tetap mendapatkan sambutan yang luar biasa ketika pulang ke negaranya, walaupun gagal meraih juara Piala Dunia 2018 tetapi mereka tetap disambut bak pahlawan.
Kroasia harus puas dengan ranking runner up di Piala Dunia 2018, Luka Modric, dkk harus mengakui keunggulan timnas Prancis dengan skor 2-4 pada laga final yang berlangsung di Luzhniki Stadium.
Meskipun hanya finish sebagai runner up, Kroasia sudah berhasil membuat sejarah baru. Itu adalah prestasi terbaik mereka di ajang Piala Dunia melampaui pencapaian mereka di Piala Dunia 1998 ketika finish diposisi ketiga.
Kegagalan jadi juara tidak sedikitpun mengurangi dukungan yang didapat oleh timnas Kroasia dari publik sepakbola mereka. Ketika timnas Kroasia pulang dari Russia mereka mendapatkan sambutan yang sangat meriah di ibu kota negara Zagreb.
Setelah mendarat dibandara, timnas Kroasia di-arak keliling kota Zagreb dengan menggunakan bus bak terbuka, setidaknya ada 250ribu orang yang turun ke jalan untuk menyambut mereka.
Warga Kroasia tampaknya tidak terlalu perduli dengan kekalahan timnas mereka difinal Piala Dunia, mereka tetap meneriakkan Juara!, Juara! sambil bernyanyi dan menyalakan suar.
Saking padatnya jalanan, bus yang membawa timnas Kroasia pun sering berhenti, perjalanan dari bandara sampai ke pusat kota bahkan memakan waktu berjam jam sehingga bus tersebut baru sampai ditujuan pada malam hari.