
Timnas Prancis pulang kenegaranya usai menjuarai Piala Dunia 2018 di Russia. Sejak mendarat dibandara, Prancis sudah mendapatkan sambutan yang luar biasa meriah.
Prancis berhasil merebut gelar juara Piala Dunia 2018 setelah berhasil menaklukkan Kroasia dengan skor 4-2 di Luzhniki Stadium. Ini gelar kedua mereka dalam sejarah Piala Dunia.
Tim besutan Didier Deschamps tersebut pulang ke Prancis pada hari Senin 16 Juli 2018 dan mendarat di Bandara Charles de Gaulle, Paris sekitar pukul 17:00 waktu setempat. Pesawat Air France yang mereka tumpangi mendapatkan Water Salute sebagai bentuk penghormatan pihak bandara, setelah pintu pesawat dibuka kapten tim, Hugo Lloris yang membawa trophy Piala Dunia muncul bersama dengan pelatih Didier Deschamps.
Timnas Prancis meninggalkan bandara dengan menumpang bus atap terbuka berwarna biru, mereka melakukan parade melewati Champs Elysees dipusat kota Paris untuk menuju istana kepresidenan Elysee.
Ditengah parade tersebut, 9 pesawat tempur Prancis terbang rendah sambil mengeluarkan asap dalam 3 warna bendera nasional, biru putih dan merah.
Dilaporkan ada sekitar ratusan ribu orang turun kejalanan Paris untuk menyambut kepulangan timnas Prancis. Mereka bersorak dan menyanyikan lagu We Are The Champions ditengah parade juara.
Salah seorang warga bernama Sissoko(32tahun) mengajak 2 putranya, Sadia dan Hanet untuk menyaksikan parade juara Prancis ini. "Ini adalah momen besar untuk anak-anak. Ini memperlihatkan apa yang bisa mereka impikan, siapa yang bisa menjadi teladan mereka." imbuhnya.
Timnas Prancis kemudian diterima secara resmi oleh Presiden Emmanuel Macron di istana kepresidenan Elysee. Disini mereka secara spontan menyanyikan lagu kebangsaan La Marseillaise bersama Macron dan istrinya Brigitte, setelahnya Anggota timnas Prancis nantinya akan menerima penghargaan tertinggi di Prancis, Legion d'Honneur.
"Terima kasih sudah membuat kami bangga. Jangan pernah lupa dari mana asal kalian: semua klub di seluruh penjuru Prancis yang melatih kalian." ungkap Macron.