
Kekalahan Borussia Dortmund semakin menunjukkan kedalaman yang buruk dari skuad Inter Milan. Antonio Conte tidak memiliki banyak pilihan untuk memutar pemain.
Inter memulai pertandingan melawan Dortmund pada matchday keempat Liga Champions. Dalam pertandingan di Signal Iduna Park, mereka mampu unggul 2-0 di babak pertama melalui gol dari Lautaro Martinez dan Matias Vecino.
Tetapi setelah istirahat, Nerazzurri tampaknya kehabisan bensin. Dortmund mampu membalikkan kedudukan menjadi 3-2 melalui dua gol Achraf Hakimi dan Julian Brandt.
Keseimbangan stamina Inter dalam pertandingan ini bisa dibilang dampak dari rotasi Conte yang tidak terlalu baik. Mantan pelatih Italia itu tidak punya banyak pilihan karena kedalaman pasukan Ular saat ini tidak terlalu bagus.
Setelah pertarungan ini, Conte secara eksplisit mengeluh tentang hal itu. Dia mengatakan bahwa beberapa pemainnya kelelahan karena terus bermain di dua acara yang berbeda, yaitu Serie A dan Liga Champions.
"Kami membuktikan bahwa kami dapat menyulitkan siapa pun jika kami tampil dalam performa terbaik. Tetapi ada pemain yang terus bermain tanpa jeda," kata Conte.
Conte memang sangat jarang mengubah komposisi pemain inti musim ini. Dikutip dari Transfermarkt, ada tujuh pemain La Beneamata yang hampir selalu dimainkan Conte sebagai starter dalam enam pertandingan terakhir
Tujuh pemain itu adalah Samir Handanovic, Stefan De Vrij, Milan Skriniar, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic dan duo penyerang Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku.
"Aku muak mengatakan itu. Kamu bisa menarik kesimpulan dari penampilan babak kedua."
"Ini bukan hanya tentang klub, kami harus bekerja bersama dan kesalahan besar terjadi. Kami tidak bisa bermain di Serie A dan Liga Champions terus menerus untuk melampaui batas kami," keluhnya.