
CEO Barcelona Oscar Grau mengklaim keputusan Matthijs de Ligt untuk menerima proposal Juventus semata-mata untuk uang. Bek muda itu memilih pajak yang lebih kecil.
De Ligt sempat dikaitkan dengan Barcelona di bursa transfer musim panas tahun ini. Kepindahan Frenkie de Jong, mantan rekannya di Ajax, ke Blaugrana diharapkan membuka jalan bagi bek internasional Belanda.
Tapi ternyata De Ligt memilih bergabung dengan Juventus, dengan nilai transfer 75 juta euro. Oscar Grau mengatakan keputusan pemain berusia 20 tahun itu tidak dapat dipisahkan dari perhitungan gaji yang lebih menguntungkan di Italia.
"Kami mengajukan penawaran untuknya, tetapi ia memilih pergi ke Juve, di mana perpajakan Italia memungkinkannya untuk mendapatkan gaji bersih yang lebih besar," katanya.
Sementara itu, Grau juga berbicara tentang upaya memulangkan Neymar dari Paris Saint-Germain. Dua proposal telah diajukan kepada juara Liga Prancis, tetapi transfer itu tidak memungkinkan.
"Kami melakukan upaya besar untuknya. Klub telah melakukan segalanya dengan dua penawaran, satu dengan pertukaran pemain dan lainnya tanpa pemain tetapi itu masih berlangsung. Namun nuansa seperti PSG tidak pernah benar-benar terbuka untuk menjual pemain," tambah CEO Barcelona.
Memang sungguh apes nasib Barcelona, sudah gagal mendapatkan Neymar dari PSG malah De Ligt lebih memilih Juventus ketimbang Barcelona.