Baca Berita Bola - TogelBola88

Baca Berita Bola 88 - TogelBola88

Kamis, 18 Juli 2019

Mengapa De Ligt Lebih Memilih Juventus Ketimbang Barcelona?


Barcelona kalah bersaing untuk mendapatkan Matthijs de Ligt. Ada sejumlah alasan mengapa Barca gagal merekrut bek muda Belanda itu.

De Ligt menjadi perjuangan untuk Barcelona, ​​Manchester United dan Juventus. Namun, pada akhirnya klub yang terakhir adalah yang mendapatkan pemain berusia 19 tahun itu setelah menebusnya dari Ajax dengan harga 75 juta euro.

De Ligt telah menjalani tes medis di Juventus sebelum menandatangani kontrak lima tahun. Bianconeri juga memasang klausul pelepasan De Ligt senilai 150 juta euro.

Bahkan, awalnya De Ligt dilaporkan secara luas akan menuju ke Camp Nou, untuk mengejar ketinggalan dengan mantan rekan setimnya Frenkie de Jong yang telah bergabung. Namun, transfer belum terjadi.

Surat kabar Spanyol, Marca, menilai bahwa ada tujuh alasan di balik kegagalan Barca untuk merekrut De Ligt. Termasuk faktor gaji dan komisi untuk agen Mino Raiola.

1. Gaji: Barcelona enggan mencocokkan tawaran gaji dari Juventus. Raiola meminta 12 juta euro per tahun untuk De Ligt, tetapi Barcelona mengatakan 'tidak'.

2. Komisi untuk Raiola: Tidak pernah mudah untuk berurusan dengan Raiola, terutama ketika dia menginginkan komisi dari biaya transfer. Blaugrana tidak ingin membayar jumlah yang dia inginkan.

3. Bek bek tengah sudah cukup: Barcelona jangan lepaskan mengejar De Ligt. Di barisan belakang, masih ada Gerard Pique, Clement Lenglet, Samuel Umtiti, dan Jean-Clair Todibo. Atas dasar itu, Barca bisa menolak tuntutan De Ligt dan agennya.

4. Ruang untuk meningkat: Beberapa orang di klub merasa bahwa De Ligt masih membutuhkan peningkatan dalam permainannya. Ini juga memengaruhi kepindahannya ke klub lain.

5. Desire De Ligt: Ketika mengejar De Jong, pemain benar-benar ingin bergabung dengan Barcelona. Bos Barca juga senang dengan keinginan itu. Di sisi lain, De Ligt tidak berkomitmen untuk bergabung dengan Barca dan pada akhirnya tidak.

6. Potensi pengembalian Neymar: Barca sedang mempertimbangkan untuk merekrut Neymar lagi dari Paris St. Germain. Tentu harganya tidak akan murah, sedangkan sumber dana terbatas. Faktor ini juga mempengaruhi pengejaran De Ligt.

7. Kegigihan Juventus: Penghargaan Anak Emas 2018 diberikan kepada De Ligt di Turin, dan itu adalah kontak pertama Juventus. Dari sanalah Juventus sangat bertekad untuk akhirnya mendapatkan pemain target mereka.