
Fans Liverpool menciptakan petisi supaya striker Barcelona Lionel Messi dihukum UEFA dan tidak dimainkan pada leg kedua semifinal Liga Champions. Apa alasannya?
Messi menjadi bintang kemenangan Barcelona atas Liverpool dengan skor 3-0 di Stadion Camp Nou, Kamis (2/5/2019) pagi-pagi sekali WIB, pada leg kesatu semifinal Liga Champions. Striker Argentina itu buat dua gol.
Penampilan Messi menciptakan Barcelona membawa modal besar mengarah ke leg kedua di Stadion Anfield, Rabu (8/5/2019) pagi-pagi sekali WIB. Kini, terdapat upaya supaya Messi tak pulang mengobrak-abrik pertahanan Liverpool di Inggris.
Sebuah petisi diciptakan oleh fans Liverpool di website Change.org, yang isinya mendesak UEFA menghukum Messi supaya tidak dimainkan pada leg kedua.
Adalah akun mempunyai nama Messi Fraud yang mendesak UEFA. Dalam tuntutannya, mereka meminta peninjauan pulang soal gol kedua Messi, atau ketiga Barcelona, yang berasal dari tendangan bebas.
I can admire Messi’s freekick goal but I can’t admire him punching Fabinho and winning a free kick resulting to that goal. pic.twitter.com/FxOOWZIKzu— Jurgen (@JurgenPressed) May 2, 2019
Mereka merasa ketika Messi terjatuh, penyerang berusia 31 tahun tersebut lebih dulu memukul kepala Fabinho. Dalam video lambat, tangan kiri Messi tidak banyak terangkat ke kepala Fabinho. Gelandang Liverpool tersebut memegangi kepalanya, dan Messi terjatuh. Wasit lantas meniup peluit pelanggaran, yang dapat dieksekusi Messi menjadi gol lewat tendangan bebas.