
Maurizio Sarri masih belum membawa Chelsea ke hasil yang baik. Tim London Barat dikatakan telah kehilangan kesabaran dengan Italiano.
Chelsea mengancam tidak akan finis di empat besar. Pada akhir pekan lalu, The Blues menelan kekalahan saat mengunjungi rumah Everton.
Dalam pertandingan di Goodison Park, Eden Hazard cs kalah 0-2. Richarlison dan Gylfi Sigurdsson menjadi penyebab kekalahan Chelsea.
Akibat kekalahan itu, Chelsea bertahan di posisi keenam di klasemen Liga Inggris. Si Bitu mengumpulkan sebanyak 57 poin, dalam dua poin dari Arsenal di tempat keempat.
Sarri telah memiliki 50 pertandingan dengan Chelsea musim ini. Rekornya tidak buruk sama sekali dengan mencatat 32 kemenangan, delapan imbang dan menelan 10 kali.
Untuk memenangkan trofi, Chelsea hanya memiliki peluang di satu ajang, Liga Eropa. Chelsea akan melawan Slavia Prague.
Secara tersirat, Sarri mengatakan dia telah mencapai batasnya di Chelsea setelah kalah dari Everton.
"Saat ini, ini adalah batas kami. Jika kami bisa bermain seperti di babak pertama dengan konsistensi, maka kami bisa berada di posisi yang lebih baik di klasemen," kata Sarri di BBC.
"Kami memiliki masalah ini karena kami kalah dalam pertandingan yang sama di Wolverhampton (pada bulan Desember). Kami kalah lagi dengan cara ini, bagi kami itu adalah batasan besar," tambahnya.