
BANDAR TOGEL - Luis Milla dirumorkan mempunyai gaji yang mencapai Rp.2 miliar perbulan. Bagaimana perbandingannya dengan pelatih di Asia Tenggara, Premier League dan Eropa.
PSSI juga sampai saat ini masih belum mau mengasih tahu berapa besaran gaji Milla yang dibayar perbulan. Kabarnya Luis Milla dibayar sebesar Rp.2 miliar ini dikatakan oleh Direktur Teknik Bhayangkara FC Yeyen Tumena.
Jika Milla mendapat gaji sebesar Rp.2 miliar perbulan maka jumlahnya 10x lipat dari gaji Alfred Riedl perbulan yang merupakan mantan pelatih TimNas Indonesia sebelum Milla yang digaji Rp.200juta perbulan.
AGEN BOLA - Dan jika dibandingkan dengan pelatih pelatih timnas di Asia Tenggara maka gaji Milla menjadi yang paling besar, mantan pelatih timnas Spanyol ini mengalahkan gaji pelatih Timnas Thailand yaitu Milovan Rajevac yang menurut kabar beredar dibayar sebesar 100ribu $ per bulan. Jika melihat nilai tukar rupaih hari ini Milovan Rajevac dibayar sebesar Rp.1,48miliar per bulan.
Dibandingkan dengan gaji manager klub peringkat bawah klasemen Premier League saat ini gaji Milla pun tidak berbanding terlalu jauh. Manager dari Burnley, Sean Dyche digaji sebesar Rp.5,68 miliar perbulan.
JUDI BOLA - Jika dilihat dari level pelatih timnas di Eropa, gaji dari Milla mendekati manager Timnas Inggris, Gareth Southgate. Southgate digaji 2juta euro pertahun atau setara dengan Rp. 34,8 miliar berdasarkan nilai tukar rupiah hari ini. Maka perbulan Southgate mendapatkan Rp.2,9miliar.
Meskipun Milla dianggap mempunyai gaji yang sangat besar PSSI pun tetap berupaya untuk memberikan kontrak yang baru, tetapi sampai saat ini masih belum ada kesepakatan resmi yang tercapai oleh kedua belah pihak.
Dari beberapa kabar yang beredar, masalah gaji yang membuat kesepakatan antara PSSI dan Milla terhambat, PSSI dikatakan sudah menunggak 3 bulan gaji Milla.
BOLA ONLINE - Milla pun belum memberi trophy apapun bagi Timnas Indonesia, tetapi dia mempunyai rekor yang bagus selama menjadi pelatih yaitu berhasil mengantarkan Spanyol U-21 menjadi juara Piala Eropa ditahun 2011.